Angan dan Angin
Sore itu, dipinggir laut
Aku duduk termangu sambil tersungut
Memandang panorama yang memikat
Membuat Aku menjadi semangat
Ketika itu, pikiran berkecamuk
Angan terus memgambang di udara
Anginpun membawa angan yang ada
Ntahlah, angan dan angin semesta
Angan dan Angin
Ketika anganku bergejolak penuh semangat
Begitupula dengan angin yang kencang laksana kilat
Yang membuat angan tak dapat diikat
Ketika itu, Angin tak bersua dengan raga
Angan ingin dibawa pergi oleh raga
Sedangkan angin telah berdusta
Kemudian menguasai angan laksana raja
Pergulatan Angan dan angin
Membuat raga menetap ditempat
Sedangkan panorama laut
Hanya diam membisu dan takut
Goresan Ketika di Lombok
Komentar
Posting Komentar