Usaha Untuk Mengelabui

 Sebuah prosa yang terinspirasi dari seseorang yang belum berani kunyatakan bahwa Aku cinta kepadanya, akan tetapi Aku berani menyatakan bahwa Aku lebih dari sekedar mengaguminya melainkan Aku berani menyatakan bahwa Aku suka kepada Dia. Aku beranikan diri untuk menyatakan bukan untuk mengatakan. 


Sekali mencoba mengelabui

Labuhan itu, tidak dapat untuk dikelabui

Kedua kalinya, ketiga kalinya, bahkan kesekian kali

Tetap saja, tak ada perubahan yang menghampiri

Labuhan yang sulit untuk dikelabui


Hati besar selalu ingin

Berlabuh dan berteduh untuk merenyuh

Berlabuh sebentar, kemudian jera

Hati kecil selalu peka

Terhadap kejeraan yang ada pada labuhan ini

Kemudian meronta-ronta keparahan


Pada akhirnya

Perlabuhan ini kembali

Pada labuhan yang pertama

Ntahlah...

Perkelabuhan terhadap labuhan

Yang rumit dan tak kunjung usai

Goresan Ketika di Lombok

Komentar